7 Sistem Pendidikan Di Finlandia Yang Membuatnya Menjadi Terbaik

Sistem Pendidikan Di Finlandia

Agenbola588 –¬†Sistem pendidikan dinilai sangat penting untuk dijadikan sebagai ciri ciri suatu bangsa. Pasalnya, norma, etika, dan karakter bangsa akan tertanam dari bagaimana pendidikan tersebut berlangsung di suatu negara. Sebagai contoh yaitu Finlandia, negara yang disebut sebut memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia ini ternyata memang memiliki karakter yang berbeda pula. Perbedaan perbedaan kegiatan pendidikan yang dieselenggarakan oleh Finlandia mungkin akan sulit untuk dilakukan oleh negara lain.

Di bawah ini ialah hal hal yang diterapkan pada sistem pendidikan Finlandia yang mungkin akan sulit untuk diterapkan oleh negara lain. Diantaranya ialah:

Sistem Pendidikan Di Finlandia

1. Persaingan Tidak Penting

Finlandia telah melakukan penelitian bahwa persaingan antarsekolah tidak menghasilkan siswa sukses bila dibandingan kerja sama antarsekolah tersebut. Setiap lembaga akademik di Finlandia menerima dana melalui biaya publik atau negara. Para guru juga dilatih untuk mampu membuat penilaian siswa sendiri daripada menggunakan tes standar nasional atau internasional.

2. Guru Profesi yang Paling Dihormati

Guru di Finlandia tidak dibayar rendah, bahkan lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat. Untuk menjadi seorang guru di Finlandia, para calon guru harus terlebih dahulu menerima setidaknya gelar magister dan menyelesaikan pendidikan profesi seperti halnya pendidikan profesi kedokteran.

3. Finlandia “Mendengarkan” Penelitian

Bagi Finlandia, penelitian tidak membawa beban politik. Pemerintah membuat keputusan kebijakan pendidikannya berdasarkan penelitian dan efektivitas semata. Jika hasil data penelitian menunjukkan perlu perbaikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan federal Finlandia akan mencobanya.

4. Finlandia Tidak Takut Bereksperimen

Satu manfaat besar dari mendengarkan penelitian adalah kebijakan dihasilkan tidak terikat pada kekuatan lain, seperti proyek, uang, atau kepentingan politik. Guru-guru Finlandia didorong membuat laboratorium mini sendiri untuk gaya mengajar, meningkatkan apa yang berhasil dan menghilangkan yang tidak berhasil. Pola pikir eksperimental seperti ini memungkinakan guru mampu berpikir dan menemukan solusi “out of the box”.

5. Waktu Bermain Juga Penting

Sitem pendidikan Finlandia mengharuskan guru memberi siswa waktu bermain 15 menit untuk setiap 45 menit pengajaran. Kebijakan tersebut bermula dari keyakinan mendalam bahwa anak-anak harus tetap anak-anak selama mungkin. Bukan tugas mereka untuk tumbuh dengan cepat dan menjadi penghafal dan peserta ujian.

6. PR Siswa Sangat Sedikit

Hanya ada satu hal yang tidak diberikan oleh sistem pendidikan Finlandia yaitu pekerjaan rumah (PR). Filosofi ini berasal dari tingkat saling percaya dimiliki antara sekolah, guru, dan orangtua. Orangtua menganggap guru telah memenuhi sebagian besar dari apa yang siswa butuhkan dalam batasan hari sekolah, dan sekolah menganggap hal yang sama. Kerja ekstra sering dianggap tidak perlu oleh semua orang yang terlibat pendidikan di sana. Waktu yang dihabiskan di rumah disediakan untuk keluarga, di mana satu-satunya pelajaran dipelajari anak-anak adalah tentang kehidupan.

7. PAUD Gratis dan Berkualitas

Finlandia, memberikan TK dan tempat penitipan anak secara gratis dan berkualitas. Lebih dari 97 persen anak usia 3 hingga 6 tahun memanfaatkan satu di antara dua pilihan tersebut. Lebih dari itu, TK dan penitipan anak mereka berkualitas. Guru-guru pendamping minimal memiliki gelar sarjana karena mereka melihat pentingnya masa awal ini. Mereka menyelaraskan kurikulum mereka satu sama lain dan mempersiapkan anak-anak di jalur yang sama. Orangtua dapat merasa yakin bahwa pendidikan yang sama diperoleh di TK lain di seluruh kota.

Dari seluruh rahasia sistem pendidikan Finlandia di atas, apakah negara kita akan mampu mengikuti jejak mereka?

Anda mungkin juga suka...